Mulai Scan
Pilih pola chart dan tekan Scan IDX untuk menemukan saham dengan pola terbaik.
Tentang Chart Pattern Scanner
Apa itu Chart Pattern?
Chart pattern (pola grafik) adalah formasi harga yang berulang pada grafik saham. Pola-pola ini dibentuk oleh pergerakan harga dan volume, dan telah digunakan oleh analis teknikal selama lebih dari satu abad.
Reversal — Potensi pembalikan tren (Double Top/Bottom, Head & Shoulders, Cup & Handle).
Continuation — Potensi kelanjutan tren (Bull/Bear Flag, Pennant).
Neutral — Bisa breakout ke arah mana pun (Symmetrical Triangle, Rectangle).
Pelajari lebih lanjut tentang analisis teknikal di Panduan Cara Beli Saham.
Pola Reversal (Pembalikan Tren)
Pola reversal mengindikasikan potensi perubahan arah tren. Scanner ini mendeteksi 8 pola reversal:
Double Top
Dua puncak pada level harga yang hampir sama, dipisahkan oleh lembah (neckline). Mengindikasikan potensi pembalikan dari uptrend ke downtrend. Konfirmasi terjadi saat harga menembus neckline ke bawah.
Double Bottom
Kebalikan dari Double Top — dua lembah pada level yang sama, membentuk "W". Mengindikasikan potensi pembalikan dari downtrend ke uptrend.
Triple Top
Tiga puncak pada level yang hampir sama. Lebih jarang terjadi dibanding Double Top, tetapi sinyal pembalikannya dianggap lebih kuat karena harga gagal menembus resistance tiga kali berturut-turut.
Triple Bottom
Kebalikan dari Triple Top — tiga lembah pada level support yang sama. Kegagalan harga menembus support tiga kali menunjukkan tekanan beli yang kuat.
Head & Shoulders
Tiga puncak: puncak tengah (head) lebih tinggi dari dua puncak samping (shoulders). Salah satu pola reversal paling klasik dalam analisis teknikal. Breakout terkonfirmasi saat harga menembus neckline.
Inverse Head & Shoulders
Kebalikan dari Head & Shoulders — tiga lembah dengan lembah tengah paling dalam. Mengindikasikan potensi pembalikan dari downtrend ke uptrend.
Cup & Handle
Formasi berbentuk cangkir (U-shape) diikuti oleh konsolidasi kecil (handle). Pola bullish yang menunjukkan akumulasi sebelum breakout ke atas. Sering ditemukan pada saham yang sedang dalam fase recovery.
Inverted Cup & Handle
Kebalikan Cup & Handle — bentuk U terbalik diikuti rally kecil (handle). Mengindikasikan distribusi dan potensi penurunan lebih lanjut.
Pola Triangle & Konsolidasi
Pola triangle terbentuk saat range harga menyempit, menandakan konsolidasi sebelum breakout. Scanner mendeteksi 4 pola dalam kelompok ini:
Ascending Triangle
Resistance horizontal dengan support yang naik (higher lows). Umumnya dianggap bullish — pembeli semakin agresif mendorong harga ke resistance.
Descending Triangle
Support horizontal dengan resistance yang turun (lower highs). Umumnya dianggap bearish — penjual semakin mendominasi dan menekan harga ke support.
Symmetrical Triangle
Support naik dan resistance turun secara bersamaan, membentuk segitiga simetris. Pola netral — breakout bisa ke arah mana pun. Arah breakout umumnya mengikuti tren sebelumnya.
Rectangle
Harga bergerak sideways antara support dan resistance horizontal yang jelas. Menandakan fase konsolidasi atau akumulasi/distribusi, tergantung konteks tren sebelumnya.
Pola Wedge (Baji)
Wedge mirip triangle, tetapi kedua garis tren mengarah ke arah yang sama. Scanner mendeteksi 2 pola wedge:
Rising Wedge
Support dan resistance sama-sama naik, tetapi range menyempit. Dianggap bearish — momentum kenaikan melemah dan harga rentan terhadap koreksi.
Falling Wedge
Support dan resistance sama-sama turun dengan range menyempit. Dianggap bullish — tekanan jual melemah dan harga berpotensi memantul naik.
Pola Continuation (Kelanjutan Tren)
Pola continuation menandakan jeda sementara dalam tren yang sedang berlangsung, sebelum harga melanjutkan pergerakan ke arah yang sama. Scanner mendeteksi 4 pola:
Bull Flag
Setelah kenaikan tajam (tiang bendera), harga terkoreksi ringan dalam channel menurun. Breakout ke atas menandakan kelanjutan uptrend. Volume idealnya menurun selama fase koreksi.
Bear Flag
Kebalikan Bull Flag — setelah penurunan tajam, harga rally sementara dalam channel naik. Breakout ke bawah menandakan kelanjutan downtrend.
Bull Pennant
Mirip Bull Flag, tetapi fase konsolidasi berbentuk segitiga simetris kecil. Terjadi setelah kenaikan tajam dan menandakan potensi kelanjutan uptrend.
Bear Pennant
Kebalikan Bull Pennant — konsolidasi segitiga setelah penurunan tajam, menandakan potensi kelanjutan downtrend.
Gunakan Kalkulator Average untuk menghitung harga rata-rata jika ingin menambah posisi saat pola continuation terkonfirmasi.
Bagaimana scanner bekerja?
Scanner menganalisis data harga historis seluruh saham IDX menggunakan algoritma deterministik. Setiap pola dideteksi melalui identifikasi swing point, pencocokan geometri, dan konfirmasi volume.
Apa arti Match Score?
Skor 0–100 menunjukkan seberapa mirip formasi harga dengan pola ideal. Komponen: kualitas bentuk (30%), konteks tren (20%), volume (15%), temporal (15%), breakout (10%).
Penting: Skor ini adalah kecocokan pola, BUKAN probabilitas. Skor 85 = "85% mirip pola ideal", bukan "85% harga akan turun".
Apa perbedaan Developing dan Confirmed?
Developing — Struktur pola sudah terbentuk, breakout belum terjadi.
Confirmed — Harga telah menembus level breakout sesuai arah pola.
Failed — Harga melewati level invalidasi sebelum konfirmasi.
Mengapa ada peringatan Low Liquidity?
Saham dengan likuiditas rendah memiliki spread lebar dan volume kecil. Pola teknikal pada saham ini kurang reliable karena pergerakan harga bisa lebih acak.