Dividend Yield
Dividend yield adalah rasio antara dividen per saham dan harga saham, dinyatakan dalam persen. Angka ini menunjukkan berapa besar dividen yang diterima relatif terhadap harga yang dibayar untuk memperoleh saham tersebut.
Rumus
Dividend yield = (dividen per saham ÷ harga saham) × 100%. Karena harga saham bergerak setiap hari, yield atas satu dividen yang sama akan berbeda-beda tergantung harga yang dipakai sebagai pembagi.
Cara Membacanya dengan Hati-hati
Yield yang tinggi tidak otomatis berarti investasi yang lebih baik. Yield bisa naik semata-mata karena harga sahamnya turun, dan dividen masa lalu tidak menjamin dividen di masa depan.
Membandingkan yield antaremiten sebaiknya memakai dasar yang sama: dividen periode yang setara dan harga pada tanggal yang setara.
Sebagian emiten membagikan dividen lebih dari sekali setahun. Menjumlahkan seluruh dividen dalam satu periode sebelum membaginya dengan harga memberi gambaran yang lebih utuh daripada memakai satu pembagian saja.
Dividend Yield Bukan Imbal Hasil Total
Yield hanya menghitung komponen dividen. Imbal hasil yang benar-benar diterima investor juga dipengaruhi perubahan harga saham, yang bisa positif maupun negatif dan sering kali jauh lebih besar daripada dividennya.
Contoh
Saham berharga Rp1.000 yang membagikan dividen Rp66 per lembar memiliki dividend yield sekitar 6,6%. Jika harganya naik ke Rp1.200 dengan dividen yang sama, yield-nya turun menjadi sekitar 5,5%.
Hitung Sendiri
Bacaan Terkait
Istilah Terkait
Penjelasan bersifat edukatif dan bukan saran investasi.